Mahasiswa Manajemen UMA mengikuti International Conference

Salah satu Mahasiswa Prodi Manajemen UMA, Dia Ardhana Putri mengikuti The 1st International Conference On Islamics Economics and Business yang di selenggarakan oleh KSEI AL-Fath UIN STS Jambi pada tanggal 13 November 2023.

Menjadi kebanggaan tersendiri, saya sebagai Dosen Pembimbing dari Putri yang sudah berani mengikuti  konferens tingkat internasional seperti ini. Putri mempresentasikan hasil penelitiannya dengan baik dan mendapatkan beberapa pertanyaan dari audience. Putri pun bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan dipahami oleh audience. Selain Dia Ardhana Putri dari Prodi Manajemen, juga ikut satu mahasiswa dari Prodi Akuntansi UMA yang juga baik dalam mempresentasikan dan menjawab pertanyaan dari Audience.

Saya berharap ini bisa menjadi motivasi untuk mahasiswa lain untuk mau ikut dalam konferens internasional seperti ini demi meningkatkan kemampuan diri sekaligus meningkatkan luaran mahasiswa.

Terimakasih, Selesai Sudah Masa Jabatan 2 Tahun

Tanggal 15 Desember 2023 merupakan hari terakhir masa jabatan Fungsionaris Periode 2021 – 2023. Pada hari ini saya mengakhiri masa jabatan saya sebagai Ketua Program Studi Manajemen. Alhamdulillah, selesai sudah tugas dan tanggung jawab saya sebagai Ketua Program Studi. Terimakasih untuk semua yang sudah mendukung saya selama dua tahun penuh. Saya berharap FEB UMA semakin UNGGUL kedepannya dengan Kepemimpinan Dekan Bapak Ahmad Rafiki, BBA, MMgt, P.hD yang melanjutkan kepemimpinannya pada Periode kedua ini.

Pada hari yang sama juga dilakukan pelantikan fungsionaris Periode 2023 – 2025. Selamat kepada fungsionaris yang baru dilantik. Semoga Amanah dalam menjalankan tugas dan membawa FEB UMA semakin UNGGUL.

Mahasiswa Manajemen UMA Antusias Mengikuti Program MBKM Kementerian

Semenjak adanya kebijakan Kampus Medeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang memberikan seluruh mahasiswa kesempatan untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai langkah persiapan karier, membuat semangat mahasiswa bertambah dalam perkuliahan. Mahasiswa dapat memilih dari delapan program yang di berikan pada Program MBKM yang sesuai dengan dirinya. 

Tidak hanya mahasiswa, prodi dan fakultas juga ikut memberi dukungan kepada mahasiswa yang berminat mengikuti program MBKM. Prodi dan Fakultas memberikan sosialisasi kepada mahasiswa bagaimana tata cara dan syarat mendaftar program MBKM serta membantu dalam melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.

Pada saat sosialisasi mahasiswa sangat antusias dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait pelaksanaan serta yang harus mereka lengkapi. Prodi dan Fakultas berharap mahasiswa Manajemen UMA banyak yang bisa lolos mengikuti program MBKM yang dilaksanakan oleh Kementrian.

Pengajuan Judul Menggunakan Sistem “SiProdi”, Mempermudah Mahasiswa FEB Universitas Medan Area

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area membuat sebuah Sistem Informasi dengan nama “SiProdi”. Sistem ini dibuat untuk memudahkan mahasiswa dalam mengajukan judul skripsi. Mahasiswa tidak perlu lagi datang ke kampus dan mengantri di prodi untuk mengajukan judul. Mereka hanya tinggal memasukkan judul yang akan mereka ajukan di SiProdi dilengkapi dengan fenomena masalah beserta jurnal referensi yang terkait. Ini juga mempermudah prodi, karena pada sistem tersebut prodi dapat langsung menentukan dosen pembimbing, dosen pembanding serta dosen sekertaris serta bisa langsung melihat jumlah mahasiswa bimbingan dari dosen-dosen tersebut sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan pada jumlah mahasiswa bimbingan.

Selain itu, mahasiswa juga bisa mengajukan SK Seminar dan Sidang serta perpanjangan SK melalui SiProdi. Sistem ini diharapkan bisa meningkatkan mahasiswa yang lulus tepat waktu yaitu 3,5 tahun – 4 tahun.

Pelatihan Pengolahan Data menggunakan SmartPLS

Selasa, 24 Januari 2023. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area mengadakan Pelatihan Pengolahan data menggunakan SmartPLS oleh Bapak Prana Ugiana Gio untuk para Dosen FEB UMA. Pelatihan ini dihadiri oleh Dosen dengan sangat antusias. Pelatihan seperti ini sangat dinantikan oleh Dosen-Dosen untuk dapat meningkatkan kemampuan diri yang selanjutnya bisa mengajarkannya kepada mahasiswa.

Dosen-Dosen Universitas Medan Area Melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Sosialisasi kepada Siswa/i SMP Negeri 38 Medan

Dosen-Dosen Universitas Medan Area (UMA) melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan melakukan sosialisasi kepada Siswa/i SMP Negeri 38 Medan pada tanggal 30 November 2022 sampai dengan 2 Desember 2022. Kolaborasi antara dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik dalam mengedukasi para Siswa untuk menabung di Bank, berwirausaha dan memperkenalkan ekonomi digital disambut antusias oleh para Siswa. Kepala Sekolah SMP Negeri 38 Medan, Ibu Hj. Rohanim, S.Pd, MM yang sangat cantik menyambut dengan hangat kedatangan para Dosen UMA. Ikut serta juga para mahasiswa Universitas Medan Area dalam kegiatan ini dengan tujuan agar mahasiswa ikut berperan aktif dalam kegiatan kampus dan untuk memberikan edukasi kepada para Mahasiswa untuk dapat berperan di Masyarakat.

Temen-temen yang mau liat keseruan kegiatan Pengabdian kami Boleh ditonton videonya yaaaa

Sosialisasi Penyusunan Skripsi Mahasiswa Stambuk 2019 Program Studi Manajemen Universitas Medan Area SekaligusLaunching Sistem Informasi Pengajuan Judul “SiProdi”

Pada hari Sabtu, 29 November 2022 Prodi Manajemen melakukan sosialisasi penyusunan skripsi kepada seluruh mahasiswa stambuk 19. Kegiatan ini dilakukan dgn tujuan agar mahasiswa stambuk 19 dapat meningkatkan kualitas tugas akhirnya dan dapat menyelesaikan masa studinya tepat waktu sesuai dgn IKU 1 pada LAMEMBA.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, KaProdi, SekProdi, KaLab dan IT Support Manajemen serta lebih dari 200 mahasiswa.
Wakil Dekan bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Ibu Sari Nuzullina Rahmadhani, SE, M.Acc, Ak menyampaikan kata sambutan skaligus motivasi kepada mahasiswa mewakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bapak Ahmad Rafiki, BBA, MMgt, P.hD.
Setelah itu dilanjutkan oleh KaProdi Manajemen Ibu Nindya Yunita, S.Pd,M.Si yg menyampaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyusunan skripsi mulai dari pengajuan judul sampai ke sidang serta memberikan tips&trick agar mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi dgn baik dan tepat waktu.
Kemudian acara dilanjutkan dengan launching sistem informasi Pengajuan Judul “SiProdi” dgn Penjelasan tutorial penggunaan SiProdi yg disampaikan oleh M. Miza Afrizal Siregar, S.Kom. Sistem SiProdi ini diharapkan dapat mempermudah mahasiswa dalam proses pengajuan judul dan pengajuan SK tanpa harus mengajukan secara manual lagi.
Di akhir acara juga dibuka Q&A utk mahasiswa yg masih memiliki pertanyaan-pertanyaan mengenai penyusunan skripsi.

 

Apa itu Sales Funnel dan Implikasinya bagi Pemasar

pengantar

Corong penjualan adalah konsep yang digunakan untuk menggambarkan proses penjualan secara visual dari prospek awal hingga penutupan akhir. Ini menggunakan gambar “corong” di mana peluang dijatuhkan ke dalam corong dan melewati saringan menuju setiap tahap. Peluang yang tidak mencapai tahap akhir digambarkan sebagai “corong bocor” di mana peluang tersebut dikeluarkan dari corong dan jatuh di pinggir jalan. Di sisi lain, peluang yang dikonversi melewati corong dan masuk ke wadah. Saluran penjualan adalah representasi yang berguna dari kemungkinan prospek yang dikonversi dan karenanya, telah menjadi sangat populer di kalangan manajer dan tenaga penjualan dan pemasaran.

Mekanisme Saluran Penjualan Sales

Mekanisme corong penjualan menunjukkan proses penjualan yang berlangsung melalui corong secara bertahap dan pada setiap langkah, tindakan tertentu harus diambil untuk mengaktualisasikan penjualan.. Ini berarti bahwa organisasi harus menangani setiap tahap corong dan ini memerlukan penargetan klien dengan tepat dan menghilangkan hambatan yang mencegah peluang maju ke tahap berikutnya. Karena alasan inilah organisasi mengembangkan metrik penjualan yang menandakan persentase penyelesaian pada setiap tahap dan yang dapat digunakan untuk menyempurnakan dan menyempurnakan proses penjualan dan pemasaran melalui setiap fase corong. Memang, pencetus konsep saluran penjualan merekomendasikan organisasi untuk mengembangkan saluran penjualan mereka sendiri sehingga alih-alih mengandalkan pola yang sudah ada, yang mungkin berhasil atau tidak, mereka dapat menyesuaikan saluran sesuai dengan kebutuhan spesifik bisnis mereka.

Saluran Penjualan

Tahapan di Sales Funnel

Tahapan dalam saluran penjualan adalah Prospek, Prospek, Prospek Berkualitas, Berkomitmen, dan Ditransaksikan yang bila digabungkan mewakili kemajuan peluang penjualan potensial melalui setiap fase dan yang mungkin menghasilkan kesepakatan aktual yang dibuat . Prospek adalah peluang yang merupakan tahap pertama dan yang menunjukkan mendekati klien yang tidak memiliki hubungan dengan organisasi, namun klien ini didekati karena mereka sesuai dengan profil pelanggan target untuk organisasi.

Prospek adalah klien yang telah melewati tahap pertama dan telah mengkonfirmasi minat pada organisasi. Namun, tahap ini tidak benar-benar diterjemahkan ke dalam kesepakatan yang sebenarnya karena pada tahap ini, organisasi dan klien “berbicara” yang merupakan tanda kemajuan meskipun kesepakatan belum selesai.

Tahap prospek yang memenuhi syarat adalah tahap yang paling menuntut dan krusial serta kritis dalam corong karena organisasi telah bergerak melampaui kontak awal, ekspresi minat, melakukan uji tuntas dan siap untuk pembicaraan maju ke tahap lanjutan. Aspek uji tuntas penting karena baik organisasi maupun klien telah menjalin hubungan baik setelah memastikan bahwa kebutuhan dan tuntutan klien selaras dengan kemampuan organisasi dan nilai yang ditawarkan olehnya. Lebih lanjut, penentuan fit and alignment juga disertai oleh para petinggi dari masing-masing pihak yang saling berkepentingan karena landasannya telah selesai. Oleh karena itu, tahap ini dapat membuat atau menghancurkan kesepakatan dan karenanya,banyak organisasi menyiapkan presentasi dan penawaran yang rumit yang tidak umum tetapi disesuaikan dengan kebutuhan spesifik klien.

Tahap berkomitmen adalah langkah oleh organisasi dan klien menuju penutupan dan tahap ini biasanya merupakan fase ketika tanda bahaya potensial yang dapat menghalangi kesepakatan telah dihapus. Selain itu, seperti namanya, klien telah berkomitmen pada kesepakatan dan organisasi telah mempersiapkan pembicaraan terakhir, yang biasanya diadakan antara kepala divisi atau manajer tergantung pada biaya kesepakatan dan potensi ruang lingkup keuntungan.

Tahap yang ditransaksikan mewakili penutupan kesepakatan dan pengumumannya oleh kedua belah pihak. Fokus pada tahap ini adalah pada hal-hal spesifik tentang bagaimana kesepakatan akan diaktualisasikan melalui penulisan kontrak, menyetujui jadwal pengiriman, dan menyebutkan opsi hukum jika terjadi kesalahan atau kesalahan di pihak salah satu pihak. Tahap ini adalah saat kontrak ditandatangani dan siaran pers disiapkan untuk mengumumkan kesepakatan kepada investor dan bursa saham (jika salah satu pihak atau keduanya adalah perusahaan publik)

Corong yang bocor

Kami telah melihat bagaimana peluang dapat diubah menjadi penjualan aktual dan bagaimana tahapan saluran penjualan menunjukkan proses prospek penjualan dan aktualisasinya menjadi transaksi nyata. Namun, tidak semua peluang diubah menjadi transaksi aktual dan jika peluang tertentu tidak bergerak ke bawah corong dan penjualan tidak membuahkan hasil, maka ini dikenal sebagai peluang corong bocor dan oleh karena itu, harus dibuang dari corong. Tentu saja, ini berarti bahwa tingkat konversi mendapat pukulan, yang bisa menjadi hal yang baik atau buruk tergantung pada bagaimana organisasi melihat peluang itu. Misalnya, untuk banyak organisasi, mendekati klien potensial adalah fakta bisnis dan ini dilakukan melalui panggilan dingin, yang menunjukkan pendekatan bahkan pada prospek ditolak.Hal ini tidak terlalu mengganggu perusahaan karena semua yang diminati oleh tenaga penjualan dan pemasaran mereka adalah mendekati klien yang dapat diubah menjadi peluang di lain waktu. Selain itu, setelah corong bocor muncul dan peluang dihilangkan dari corong, ini memberi organisasi kesempatan untuk fokus pada prospek yang berpotensi menguntungkan alih-alih membuang waktu untuk mengejar jalan buntu.

manajemen.uma.ac.id

manajemen.uma.ac.id

manajemen.uma.ac.id